Tips dari Dokter Kulit Untuk Perawatan Kulit di Tengah Polusi Udara Di Jakarta

Dapat KabarPolusi udara di Jakarta saat ini mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Selain berdampak pada kesehatan secara umum, polusi ini juga dapat berpengaruh negatif terhadap kesehatan kulit.

Dokter spesialis kulit, kelamin, dan estetik, konsultan medis dari Klinik Dermalogia, Arini Astasari Widodo, menjelaskan bahwa tingkat polusi udara yang tinggi dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan kulit. Mengingat kulit merupakan organ terluas dan terluar pada tubuh manusia.

Polusi udara dapat menyebabkan efek merugikan pada kesehatan kulit,” ujar Arini dalam keterangan tertulis yang diterima oleh CNNIndonesia.com pada Rabu (14/6).

Berikut ini adalah beberapa dampak dari polusi udara terhadap kesehatan kulit:

1. Peradangan dan Iritasi

Polusi udara dapat menyebabkan masalah kesehatan kulit, seperti peradangan, iritasi, jerawat, hingga penyakit eksim. Hal ini terjadi karena partikel-partikel zat halus dalam polusi udara dapat menembus kulit.

Kulit yang terpapar oleh polutan seperti partikel debu, gas buang kendaraan bermotor, dan polutan industri dapat mengalami kekeringan, peradangan, dan kepekaan. Jika seseorang sudah memiliki riwayat masalah kulit, maka kondisi tersebut bisa kambuh atau semakin parah.

2. Bercak Gelap pada Kulit

Pigmentasi kulit dapat terjadi akibat polusi udara, seperti hiperpigmentasi atau peningkatan produksi melanin. Hal ini dapat menyebabkan munculnya bintik atau bercak gelap pada kulit yang terpapar langsung oleh polutan.

3. Penuaan Dini

Polusi udara, seperti yang terjadi di Jakarta, juga berkontribusi pada peningkatan risiko penuaan dini dan kerusakan kulit. Polutan seperti partikel halus (PM2.5) dan polutan oksidatif dapat merusak kolagen dan elastin dalam kulit. Hal ini dapat menyebabkan munculnya keriput, garis halus, dan kehilangan kekencangan kulit.

Untuk melindungi kulit Anda dari dampak polusi udara di Jakarta, Arini menyarankan untuk melakukan perawatan secara komprehensif setiap kali Anda terpapar polusi.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah membersihkan kulit secara teratur, terutama jika Anda tinggal di lingkungan perkotaan. Membersihkan kulit secara rutin dapat membantu menghilangkan polutan yang menumpuk pada kulit. Selain itu, penting juga untuk menjaga kelembapan kulit dan melindungi kulit dari faktor-faktor berbahaya di lingkungan.

“Perlu dipahami bahwa polusi tidak hanya mempengaruhi lingkungan kita, tetapi juga memberikan dampak buruk pada kesehatan dan penampilan kulit,” kata Arini.

Dengan menjaga kebersihan dan melakukan perawatan kulit yang tepat, Anda dapat melindungi kulit Anda dari efek negatif polusi udara dan tetap memiliki kulit yang sehat dan bersinar.

Website : cnnindonesia.com