Penumpang Kereta Api bisa Kena Denda kalau Kebablasan!

Dapatkabar.com,- Penumpang kereta api yang sengaja tidak turun di stasiun tujuan kini harus menghadapi sanksi. Jika terjadi, penumpang tersebut akan diturunkan dan dikenai denda bahkan bisa tidak diperbolehkan naik kereta api untuk sementara.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Ixfan Hendri Wintoko mengatakan sesuai dengan keterangan VP Public Relations KAI, Joni Martinus, KAI melakukan upaya dalam pencegahan pelanggaran atas penumpang yang melebihi relasi (tujuan) yang mengganggu kelancaran perjalanan KA.

“Sebagai langkah pencegahan atas jenis pelanggaran tersebut, kondektur selalu mengumumkan melalui pengeras suara di dalam kereta api bahwa pelanggan wajib turun di stasiun tujuan sesuai dengan yang tertera di tiket. Diumumkan pula, bagi pelanggan yang melebihi relasi yang tertera di tiketnya, akan dikenakan sanksi berupa denda atau tidak diperkenankan naik kereta api sementara waktu sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelas Ixfan dalam keterangannya, Selasa (1/8/2023).

Kondektur juga melakukan kegiatan pengecekan untuk memastikan kenyamanan pelanggan dalam kurun waktu tertentu yang meliputi kesesuaian identitas, tempat duduk, nama kereta api, nomor kereta api, tanggal dan relasi tiket penumpang kereta api sesuai manifest apabila diperlukan. Pengecekan dilakukan melalui aplikasi Check Seattle Passenger.

“Jika kondektur mendapati penumpang yang dengan sengaja melebihi relasi, maka kondektur menyampaikan kepada penumpang yang bersangkutan, bahwa secara aturan dikenakan sanksi berupa denda yang harus dibayar menggunakan uang tunai di kereta saat itu juga. Serta akan diturunkan pada stasiun kesempatan pertama,” jelas Ixfan.

Besaran dendanya yaitu dua kali dari harga tiket parsial subkelas terendah sesuai dengan kelas pelayanan yang dimiliki penumpang dari stasiun tujuan yang tertera pada tiketnya sampai dengan stasiun tempat penumpang diturunkan.

“Bagi penumpang yang dengan sengaja melebihi relasi dan tidak dapat membayar di atas kereta api, maka penumpang tersebut tetap diturunkan pada stasiun kesempatan pertama, serta akan dijemput oleh petugas stasiun,” ujarnya.

Petugas yang menjemput di stasiun akan mengantar penumpang tersebut ke loket untuk dilakukan pembayaran denda. KAI masih memberi waktu 1×24 jam sejak jadwal kedatangan KA tempat penumpang diturunkan untuk pembayaran denda.

“Apabila dalam kurun 1×24 jam, penumpang tersebut tidak membayarkan dendanya, maka yang bersangkutan tidak diperkenankan naik kereta api sementara waktu selama 90 hari kalender. Sementara bagi penumpang yang tercatat lebih dari 3 kali melakukan pelanggaran atas tindakan melebihi relasi dari yang tertera di tiket, maka yang bersangkutan tidak diperkenankan naik kereta api sementara waktu selama 180 hari kalender,” tutur Ixfan.

 

“Aturan baru ini sebagai bagian komitmen KAI dalam menyediakan layanan transportasi kereta api yang nyaman, aman, dan selamat,” imbuhnya.

Sumber : https://www.detik.com/jateng/berita/d-6853368/ingat-penumpang–ka-sengaja-kebablasan-dari-stasiun-tujuan-kini-kena-sanksi.