Anjuran Dari Kemenkes Untuk Suntik Vaksin Polio Harus 2 Dosis!

Dapat Kabar Vaksin polio memiliki peran penting dalam meningkatkan perlindungan anak terhadap ancaman kelumpuhan total. Baru-baru ini, terdapat 3 provinsi di Indonesia yang ditetapkan sebagai “Kejadian Luar Biasa (KLB) polio,” yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Jawa Barat.

Menanggapi kondisi tersebut, Kementerian Kesehatan RI pada Sabtu (24/6/2023) menganjurkan pemberian dua dosis vaksin polio melalui suntikan kepada anak-anak. Dengan penambahan ini, total dosis vaksin polio yang akan diberikan adalah 6 dosis, terdiri dari 4 dosis vaksin tetes dan 2 dosis vaksin suntik. Langkah ini sesuai dengan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI).

Pemberian vaksin polio bertujuan untuk mencegah anak-anak terkena penyakit yang berbahaya ini, yang dapat menyebabkan kelumpuhan seumur hidup bahkan kematian.

“Jadi, pesan saya adalah jangan hanya vaksinasi diri sendiri, semua anak di sekitar harus divaksinasi minimal 90 persen. Jika tidak divaksinasi, hal tersebut dapat membahayakan teman-teman mereka,” kata Menteri Kesehatan RI, Budi G Sadikin, dalam keterangan pers di akun media sosial Kementerian Kesehatan.

Pemberian dosis kedua vaksinasi polio suntik telah dilakukan sejak tahun 2022, dimulai dari beberapa wilayah di Indonesia, seperti provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Pada tahun 2023, pemerintah berencana untuk memperluas cakupan vaksinasi polio suntik dosis kedua hingga ke seluruh wilayah di Indonesia.

Perlu diketahui bahwa poliomyelitis (polio) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio. Hingga saat ini, belum ada pengobatan yang efektif untuk polio. Satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk mencegah polio adalah dengan vaksinasi.

Berikut adalah langkah-langkah vaksinasi polio yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI:

– Vaksin polio tetes (OPV) diberikan 4 kali pada usia 1, 2, 3, dan 4 bulan.

– Vaksin polio suntik (IPV) diberikan 2 kali pada usia 4 dan 9 bulan.

Melalui upaya vaksinasi ini, diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia dari ancaman polio dan menjaga kesehatan generasi masa depan.

Sumber : kompas.com